Ruang Kosmik #16

Ruang kosmik adalah ruang dialog melalui pertunjukan musik bulanan, yang diinisiasi oleh KOSMIK (Konsorsium Musik Keramik) divisi musik dari Jatiwangi art Factory . Sebagai ruang dialog, Ruang Kosmik mencoba mempertemuan berbagai jenis musik populer/independent yang sedang hangat, dengan audiencenya secara langsung melalui bentuk pertunjukan dan sesi diskusi. Pada ruang kosmik ke 16 ini, menghadirkan Senyawa, […]

Forum 27an “Pulang Ke Masa Depan”

Forum 27an akhir tahun. Ini forum diskusi bulanan tahun ke sebelas. Kali ini kami menutupnya dengan meminta Bupati Tulang Bawang Barat (TUBABA), Lampung. Bapak Umar Ahmad untuk menyampaikan pidato kebudayaannya “PULANG KE MASA DEPAN” di Jatiwangi. Dengan ini kami mengundang untuk hadir di forum 27an. Hari : jumatTanggal : 27 Desember 2019Waktu : jam 16.00 […]

Hari Musik Balada 2019

Hari musik balada adalah acara tahunan yg selalu diperingati dengan kebersamaan dan kesederhanaan. Beberapa seniman musik balada, berkumpul, berbagi, bertukar lagu, membuat pertunjukan musik dan live recording di studio kosmik Jatiwangi art Factory. Dihari musik balada tahun ini, sekitar 18 musisi balada dari berbagai kota di Indonesia terlibat, Yogyakarta, Bandung, Dan musisi dalam kota Majalengka […]

Ruang Kosmik #15

Setelah @jonoterbakar bertemu @kabar.burung di @kedubesbekasi , Kabar Burung bertemu Lair di @rrrec_fest , dan Lair bertemu Jono Terbakar (lagi-lagi) di Kedubes Bekasi, kini Jono Terbakar dan Kabar Burung bersekongkol untuk menyambangi markas @lairmusic di @jatiwangiartfactory ! Yuk kumpul bareng dalam Ruang Kosmik – acara bulanan garapan Kosmik Department – pada 9 November 2019! Link Video Kabar Burung Link Video Jono Terbakar

Symposium – Ceramic For The Real World

Simposium Ceramic For The Real World adalah program symposium dari Indonesia Contemporary Ceramic Biennale (ICCB). Jatiwangi art factory sebagai penyelenggara ICCB ke 5 mengajukan sebuah tema utama berjudul Kota Terrakota yang ditempatkan di Jatiwangi yang merupakan lokus pembuatan genteng juga wilayah yang saat ini dikembangkan sebagai kawasan industri besar. Kota Terrakota adalah sebuah tantangan berkontribusi […]

Terracotta City – Progress Report

Sudah berjalan hampir 4 bulan sejak pembukaan dilakukan pada 27 Juni 2019 di Jatiwangi Art Factory. Desa Jatisura. Jatiwangi. Kabupaten Majalengka. 27 Oktober 2019 adalah pembukaan pameran dari hasil proses tersebut. ICCB #5 kali ini coba bereksperimentasi dengan gagasan bagaimana wacana seni keramik atau pengolahan tanah yang mahir bereksperimentasi pada persoalan teknik dan bentuk, dapat ditempatkan pada […]

Lomba Membuat Ubin

Museum Genteng Jatiwangi, menggelar perlombaan membuat ubin dinding hias yang nantinya akan digunakan sebagai elemen estetis dalam bangunan-bangunan kota terakota di Jatiwangi dan Majalengka. Perlombaan ini dimulai dari tehnikal meeting dan mulai produksi Sabtu Minggu senin (27,28,29 Juli 2019) sampai dilakukan penjurian pada tanggal 11 agustus 2019. Hadiah setengah ton beras (total)Biaya pendaftaran gratisBiaya produksi […]

5th INDONESIA CONTEMPORARY CERAMICS BIENNALE

Indonesia Contemporary Ceramics Biennale (ICCB) was first known as the Jakarta Contemporary Ceramics Biennale (JCCB) since 2009. This is one the biggest and the most outstanding Ceramic Biennale in Southeast Asia. Intend to focused on the artist in residency program and more experimental methods; for this 5th edition of ICCB moved from Jakarta to Jatiwangi. […]

Forum 27an Juli 2019

Forum 27an tahun ke 11 bulan ke 7 “Implementasi Pemajuan Kebudayaan” Narasumber :Hilmar FaridDirjen KebudayaanKemendikbud RI Hari SabtuTanggal 27 Juli 2019Pukul 15.30 WIB s/d SelesaiBertempat di Jebor Hall, JaFJalan Makmur 71, Desa JatisuraKecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Kota – Terakota yang menjadi tema utama Indonesia Contemporary Ceramic Biennale (ICCB), merupakan gagasan perencanaan wilayah untuk menjadikan Jatiwangi […]

Call to Action - Cultural Fund

Selama hampir dua dekade, Jatiwangi art Factory telah membuktikan bahwa seni memiliki vitalitas untuk mengubah suatu daerah, membangun kapasitas masyarakat, dan membawa denyut nadi komunitas lokal untuk beresonansi di panggung global. Kini, kami mengundang Anda untuk turut berkontribusi menjaga keberlangsungan gerakan ini melalui inisiatif penggalangan dana yang dirancang khusus guna mendukung kerja-kerja kebudayaan yang berdampak luas, baik bagi pengembangan individu maupun dalam upaya mengangkat martabat wilayah. Lebih dari sekadar donasi finansial, dukungan Anda merupakan energi penggerak yang akan secara langsung mensejahterakan ekosistem kreatif warga, memperkuat praktik kerja komunitas, serta menjadikan kegiatan budaya sebagai fondasi paling nyata dalam merawat dan merajut masa depan bersama di wilayah kita.

You can also make a donation via our bank account below:

Bank BJB Account Number: 0118751892100
SWIFT Code: PDJBIDJA
Account Name: Jatiwangi art Factory

↓↓↓Upcoming Project↓↓↓

Tahun Tanah 2027

“Tahun Tanah” adalah penamaan tahun yang berfungsi sebagai tanda keberadaan budaya tanah di Jatiwangi. Dimulai pada tahun 2012 ketika acara Rampak Genteng pertama kali diadakan, perayaan ini terus dirayakan setiap tiga tahun sekali sebagai tradisi baru bagi Jatiwangi. Sepanjang tahun, kita merayakan tanah bukan hanya sebagai material, tetapi sebagai sumber ruang hidup bersama. Sepanjang Tahun Tanah, kita mengadakan berbagai kegiatan, termasuk:
1. Triennale Terakota;
2. Jatiwangi Cup (kompetisi binaraga untuk pekerja genteng);
3. perayaan ritual baru Bakar Berjamaah;
4. Rampak Genteng, sebuah perayaan membunyikan tanah bersama ribuan orang yang menandakan kedaulatan budaya Jatiwangi sebagai pemilik budaya tanah.

Program-program yang diinisiasi selama Tahun Tanah telah menunjukkan capaian yang signifikan. Sebagai contoh, perhelatan Triennale Terracotta berhasil mencetak agen-agen penggerak baru dalam industri keramik. Momentum ini juga mendorong terbentuknya sejumlah studio independen yang berfokus menjadi laboratorium material tanah, mendedikasikan praktiknya untuk mengeksplorasi dan menghasilkan inovasi bentuk serta diversifikasi produk terakota. Lebih jauh lagi, para agen penggerak ini tidak hanya berperan dalam membangun ekosistem diversifikasi produk, tetapi juga berhasil mendiseminasikan pengetahuan mereka melalui kegiatan pengajaran di berbagai universitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Program Jatiwangi Cup telah berhasil menumbuhkan rasa percaya diri warga desa yang berprofesi sebagai pekerja pabrik genteng. Mereka kini berani tampil dengan bangga di hadapan publik, baik melalui program televisi maupun acara berskala nasional, untuk memamerkan kebugaran fisik dan otot kekar yang terbentuk secara natural dari kerja keras keseharian mereka. Penonjolan fisik ini sama sekali tidak dimaksudkan sebagai perayaan maskulinitas semata, melainkan sebagai sebuah pernyataan kuat mengenai keberdayaan komunitas budaya di Jatiwangi. Lebih jauh lagi, letupan semangat dan rasa percaya diri komunal ini turut mendorong terbentuknya sebuah grup musik bernama The Talawengkar, yang secara khusus mendedikasikan karyanya untuk mengeksplorasi inovasi bunyi melalui instrumen musik berbasis keramik.

Ritual baru “Bakar Berjamaah”, yang menjadi bagian integral dari rangkaian perayaan agung Rampak Genteng, diinisiasi sebagai medium partisipatif untuk mengonsolidasikan kesepakatan bersama di antara warga. Lebih dari sekadar prosesi komunal yang merayakan elemen pembentuk kehidupan mereka, praktik sosial ini merupakan sebuah deklarasi kolektif yang tegas atas eksistensi suatu wilayah yang terus bertahan di tengah disrupsi dan arus perubahan lanskap sosio-ekonomi perdesaan. Menghadapi dinamika transformasi dan industrialisasi wilayah yang kian masif, ritual ini secara sadar difungsikan sebagai ruang negosiasi yang kritis bagi masyarakat untuk merumuskan, merebut kembali, dan mempertahankan identitas kultural daerah mereka. Melalui tindakan kolaboratif ini, praktik artistik melampaui sekadar peristiwa estetis, melainkan menjelma menjadi sebuah gerakan yang mengikat solidaritas warga, merawat ingatan kolektif, dan memperkuat posisi tawar komunitas dalam menentukan arah masa depan ruang hidup mereka bersama.

Selain itu, Rampak Genteng juga turut mendorong lahirnya berbagai grup musik yang menciptakan instrumen mereka sendiri dari bahan keramik. Beberapa di antaranya adalah Hanyaterra dan Lair, yang kini telah menggelar tur musik melintasi Asia, Eropa, Inggris, hingga benua Amerika.

You can also make a donation via our bank account below:

Bank BJB Account Number: 0118751892100
SWIFT Code: PDJBIDJA
Account Name: Jatiwangi art Factory

Magister Program of Reka Budaya

Program Magister Reka Budaya, yang diselenggarakan bekerja sama dengan Sekolah Pascasarjana ISBI di bawah Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni, bertujuan untuk menjembatani beragam pendekatan artistik untuk bereksperimen dengan kemungkinan baru dalam perencanaan wilayah berbasis budaya. Pada dasarnya, program ini secara sengaja memilih praktik partisipatif langsung sebagai mode utama produksi pengetahuan, di mana seni secara sadar dimaksudkan sebagai praktik kolaborasi. Melalui pedagogi partisipatif ini, kami mengeksplorasi sejauh mana praktik artistik dapat beroperasi dalam lanskap ruang sosial, memposisikan seni sebagai media negosiasi kritis untuk membangkitkan subjektivitas warga, merangsang imajinasi kolektif, dan bertindak sebagai katalis untuk perumusan kebijakan dari bawah ke atas. Untuk mengakar konsep-konsep ini dalam realitas, kurikulum sangat terkait dengan ritme harian masyarakat di kawasan industri dan ruang interaktif organik Pabrik Seni Jatiwangi, mulai dari forum diskusi warga, ritual komunal, dan jamuan musik hingga festival budaya dan intervensi taktis di ruang perencanaan partisipatif formal seperti Musrenbang. Lingkungan pembelajaran transformatif ini terbuka secara inklusif bagi beragam latar belakang, termasuk seniman, kurator, anggota kolektif seni, aktivis, pengorganisir komunitas, dan pegawai negeri sipil, terutama mereka yang berdedikasi untuk mengarusutamakan budaya dalam kerangka pembangunan, serta individu yang ingin memperdalam dan mematangkan praktik kolaboratif mereka dalam ekosistem kolektif.

Program pendidikan ini lahir dari beragam praktik kerja JaF sebagai ruang produksi pengetahuan. Melalui praktik tersebut, selama ini JaF telah banyak diundang untuk mengajar sebagai dosen tamu di sejumlah kampus ternama, baik di dalam maupun luar negeri. Saat ini praktik kerja JaF ingin di formulasikan menjadi kurikulum belajar formal.

You can also make a donation via our bank account below:

Bank BJB Account Number: 0118751892100
SWIFT Code: PDJBIDJA
Account Name: Jatiwangi art Factory

Dana Hibah Budaya Daerah

Dana Hibah Budaya Daerah mewakili upaya kita untuk bersama-sama merayakan budaya sebagai jalan untuk merayakan keberadaan kita bersama dan terhubung kembali satu sama lain. Lebih dari sekadar inisiatif dukungan finansial, hibah ini merupakan komitmen kolektif untuk secara mandiri memelihara ekosistem sosial dan artistik di wilayah kita. Melalui inisiatif ini, kami bertujuan untuk memastikan bahwa praktik budaya terus berfungsi sebagai ruang pertemuan yang aman dan inklusif, menghidupkan kembali semangat kerja sama timbal balik, memperkuat otonomi warga, dan mengamankan keberlanjutan ikatan solidaritas kita untuk generasi mendatang. Dana ini akan digunakan secara khusus untuk mendukung program-program yang berasal dari ekosistem seni dan budaya di Kabupaten Majalengka.

You can also make a donation via our bank account below:

Bank BJB Account Number: 0118751892100
SWIFT Code: PDJBIDJA
Account Name: Jatiwangi art Factory